Bantul — Dalam rangka meningkatkan mutu kurikulum dan kualitas lulusan, Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) STIT Madani Yogyakarta melaksanakan kegiatan audiensi dan sharing session bersama Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada Kamis, 26 Februari 2026.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan kurikulum Prodi PBA STIT Madani Yogyakarta agar lebih adaptif terhadap perkembangan kebutuhan dunia pendidikan serta selaras dengan standar pengelolaan program studi di perguruan tinggi.
Dalam forum diskusi tersebut, tim PBA UIN Sunan Kalijaga menyampaikan berbagai praktik baik (best practices) dalam pengelolaan kurikulum. Salah satu poin penting yang disampaikan adalah bahwa kurikulum program studi harus dirancang selaras dengan visi perguruan tinggi dan fakultas sehingga arah pengembangan akademik tetap terintegrasi dengan tujuan institusi.

Selain itu, kurikulum juga perlu memiliki penciri atau kekhasan yang membedakannya dari program studi sejenis. Di PBA UIN Sunan Kalijaga, salah satu penciri tersebut adalah adanya program khusus pembelajaran bahasa Arab bagi mahasiswa difabel sebagai bentuk komitmen terhadap pendidikan inklusif.
Dalam pengembangan jalur kompetensi mahasiswa, Program Studi PBA UIN Sunan Kalijaga juga telah menerapkan sistem pengambilan mata kuliah berbasis profil lulusan. Mahasiswa sejak semester tiga mulai diarahkan untuk memilih mata kuliah yang sesuai dengan minat dan profil lulusan yang ingin dicapai.
Pada aspek akademik lainnya, pelaksanaan remedial bagi mahasiswa dilakukan melalui program semester pendek. Sementara itu, kegiatan kemasyarakatan mahasiswa sejak semester tiga juga dapat dikonversi menjadi nilai Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan ketentuan tertentu yang ditetapkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM).
Dalam hal penyelesaian tugas akhir, PBA UIN Sunan Kalijaga juga memberikan alternatif pengganti skripsi berupa artikel ilmiah. Namun demikian, skema ini hanya diperuntukkan bagi mahasiswa yang memilih profil lulusan sebagai asisten peneliti, sehingga proses pembelajaran terkait penelitian dan penulisan artikel ilmiah dapat berjalan secara komprehensif.
Selain itu, mahasiswa juga diperbolehkan menulis skripsi dengan metode Research and Development (R&D). Hal ini didasarkan pada kebutuhan lulusan sarjana pendidikan yang diharapkan tidak hanya mampu mengajar, tetapi juga memiliki kemampuan berinovasi dalam menciptakan perangkat pembelajaran yang adaptif dan relevan dengan perkembangan pendidikan.
Delegasi dari Prodi PBA STIT Madani Yogyakarta yang mengikuti kegiatan ini terdiri dari Zulkifli Hayad, M.Pd., Riky Supratama, M.Pd., Tamara Ayumagita, M.Pd., serta Riska Oki Esa Nur Estariardi.
Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin silaturahmi akademik yang semakin erat antara STIT Madani Yogyakarta dan UIN Sunan Kalijaga. Selain itu, hasil diskusi dalam forum ini diharapkan dapat menjadi referensi penting bagi pengembangan kurikulum Prodi PBA STIT Madani Yogyakarta agar semakin berkualitas, relevan, dan responsif terhadap kebutuhan dunia pendidikan serta masyarakat.

Penulis: Rizkyana Wahyu Laras Pertiwi, S.Ag., M.Pd.
Editor: Nendi Firmansyah (PBA 2023)
